3 Contoh Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Pertanian akan berdampak positif pada pengurangan masyarakat miskin dan meningkatkan kesejahteraan nasional

Contoh Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Pertanian

Berdasarkan data yang ada dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebagian besar masyarakat miskin Indonesia berada di kawasan pedesaan dan bermata pencaharian sebagai petani. Kemiskinan sendiri menjadi masalah yang cukup serius dan harus segera ditanggulangi. Bahkan permasalahan ini juga harus dijadikan prioritas dalam pembangunan nasional.

Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan pemberdayaan di sektor pertanian. Pemberdayaan masyarakat dalam sektor pertanian akan berdampak positif pada pengurangan masyarakat miskin dan meningkatkan kesejahteraan nasional. Berikut ini adalah beberapa contoh pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian.

1.   Peningkatan Hasil Panen
Hasil panen dalam ekonomi pertanian merupakan besaran yang dapat menggambarkan jumlah produk panen dari satu lahan. Satuan hasil ini biasanya akan diukur dengan kilogram/hektar, kuintal/hektar dan ton/hektare. Perhitungan tersebut bisa berbeda tergantung pada komoditi. Berikut beberapa cara yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan hasil panen:

a. Memberikan motivator kepada para petani agar mampu menyediakan saluran irigasi yang hemat, sehingga tanaman bisa tetap tumbuh meskipun sedang musim kemarau berkepanjangan.

b.  Menghimbau petani menggunakan pupuk organik untuk mendapatkan   hasil panen yang berkualitas.

c.    Menghimbau dan mendorong penggunaan alat mesin pertanian agar kerja semakin terasa lebih ringan.

d.  Melakukan sosialisasi terkait pengelolaan lahan pertanian dengan tepat   waktu seperti fase penanaman, pemupukan, penaburan dan lainnya.

2.   Kelompok Tani
Kelompok tani adalah kumpulan petani yang bergabung serta bekerja sama dalam meningkatkan skala perekonomian dan efisiensi usaha. Adanya kelompok tani ini diatur dalam Peraturan Permentan Nomor 273 pada tahun 2017 mengenai Pedoman Pembinaan Kelembagaan Petai. Beberapa tujuan dari contoh pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian melalui pembentukan kelompok tani di antaranya sebagai berikut:

a. Kemampuan dan keterampilan dari SDM diharapkan lebih meningkat dengan adanya studi banding maupun pelatihan

b. Menyelenggarakan dan mengembangkan usaha dan jasa yang berbasis pertanian

c. Mampu bekerja sama dengan berbagai macam pihak dalam mengembangkan usaha sesuai perencanaan dan analisis yang jelas.

d.   Kesejahteraan setiap anggota tani semakin meningkat.

3.   Penyuluhan Pertanian
Contoh pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian melalui penyuluhan adalah upaya pemerintah untuk perbaikan manajemen para petani dalam mengelola hasil yang didapatkan. Hal ini sangat erat kaitannya dengan perekonomian dan harga hasil panen yang terkadang tidak sesuai.

Berdasarkan permasalahan yang ada pemerintah kemudian memberikan kebijakan untuk menstabilkan harga berbagai macam hasil panen. Dengan harga yang stabil, para petani bisa menjual hasil panen sesuai dengan standar sehingga akan mendapatkan keuntungan.

Dari contoh pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian di atas menunjukkan bahwasanya pemerintah selalu memperhatikan kesejahteraan para petani. Dari sini petani di ajak untuk beralih dari model tradisional ke modern sesuai dengan tuntutan zaman. Keberhasilan pertanian tidak hanya diukur dari jumlah panen yang banyak saja, namun juga kualitas panen, manajemen pengelolaan dan lainnya.


Share To:

MTJ Blog

Post A Comment:

0 comments so far,add yours