Perpustakaan adalah tempat dimana Anda bisa menemukan banyak buku, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Perpustakaan Untuk Menumbuhkan Budaya Baca Warga Desa


Pemberdayaan Masyarakat Melalui Perpustakaan Untuk Menumbuhkan Budaya Baca Warga Desa



Membaca buku menjadi hal yang sangat jarang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini menyebabkan tingkat pengetahuan masyarakat bisa dikatakan cukup minim. Padahal membaca buku akan memberikan pengetahuan baru yang mungkin belum pernah Anda temukan sebelumnya. Untuk membaca buku, Anda tidak harus membeli buku dan mengeluarkan banyak uang, Anda bisa melakukannya di perpustakaan.


Perpustakaan adalah tempat dimana Anda bisa menemukan banyak buku. Bagi anak sekolah mungkin tidak asing untuk datang dan meminjam buku di perpustakaan, namun lain halnya dengan warga masyarakat yang jarang bahkan belum pernah datang ke perpustakaan.


Untuk mengatasi hal tersebut, perlu adanya pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan dalam desa. Hal ini dimaksudkan agar warga masyarakat yang ingin membaca tidak perlu datang ke perpustakaan kabupaten atau mungkin membeli buku dengan biaya tertentu yang akan menghabiskan uang.


Desa dapat memberikan fasilitas perpustakaan ini dengan alokasi dana dari desa. Buku-buku yang ditampilkan pun tidak harus dari membeli saja, bisa dari sumbangan-sumbangan untuk menambah koleksi buku bacaan.


Berikan sosialisasi kepada warga masyarakat tentang pentingnya membaca, bisa anda mengajak anak-anak, remaja, bahkan orang tua. Tekankan bahwa membaca bisa dijadikan suatu budaya untuk meningkatkan pembangunan desa. Desa akan dinilai baik jika warga masyarakatnya mempunyai pengetahuan yang banyak.


Dengan adanya pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan ini, selain memberikan nilai positif di atas antara lain adalah untuk:

1.   Menunjang program pendidikan dari pemerintah yaitu wajib belajar. Ketika ada perpustakaan anak-anak tidak akan kesulitan untuk  mencari buku pelajaran yang dibutuhkan.


2.   Menumbuhkan daya kreasi masyarakat melalui peningkatan budaya membaca, karena dengan membaca akan banyak timbul ide atau inovasi-inovasi baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.


3.   Hiburan yang sehat untuk mengisi waktu senggang. Ketika ada waktu luang kebanyakan yang dilakukan masyarakat selain beristirahat adalah dengan mencari hiburan. Namun tidak semua hiburan bertujuan positif, ada yang hanya memberikan hiburan namun tidak ada manfaat di dalamnya.


4.   Menyediakan sarana edukasi, rekreasi  bagi warga desa. selain ilmu yang didapatkan di perpustakaan, rekreasi juga bisa Anda dapatkan ketika ada perpustakaan.


5.   Meningkatkan kerukunan. Ketika ada perpustakaan di desa, orang akan datang dan bertemu dengan tetangga, baik yang rumahnya dekat maupun jauh. Disitu akan terjalin komunikasi dan menambah pertemanan warga sehingga tercipta kerukunan.


Dalam proses pembuatan perpustakaan desa diperlukan beberapa syarat, yaitu adanya koleksi perpustakaan, tenaga perpustakaan, sarana dan prasarana, sumber pendanaan, dan adanya pemberitahuan kepada perpustakaan nasional.

Tujuan dari pemberitahuan tersebut agar perpustakaan yang Anda buat tercatat di dalam daftar dan bisa mendapatkan bantuan baik teknis maupun non teknis. Setelah mendapatkan perijinan dan melakukan pelaporan, segera buat susunan rencana, anggaran, hingga program kerja pembentukan.


Pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan menjadi ide yang bisa Anda usulkan kepada pemerintah desa maupun kecamatan, sehingga mampu tercipta masyarakat desa yang cerdas, inovatif dan berwawasan.






Share To:

MTJ Blog

Post A Comment:

0 comments so far,add yours