Top News


Inovasidesa.com - Haji Karnain merupakan asal Buluh enggadang, Desa Serumpun Buluh, Kecamatan Tebas, mengaku kehilangan Handphone saat dirinya mau pulang ke rumahnya di Buluh Enggadang, Selasa (12/12/2020).

Sudah sampai di rumah bahwa handphone yang di taruh di saku jaketnya sudah tidak ada, artinye sudah tercecer dari arah mekar sekuntum menuju buluh enggadang.

Tidak lama kemudian haji karnain bergegas menelusuri tempat di mana dia kehilangan handphone saat arah pulang, namun tidak membuahkan hasil.

"Kalau masih ada rezekinya pasti sudah dapat handphone yang hilang tercecer, tawakal saja" ungkap Haji Karnain.

Kemudian sekitar pukul 01.00 malam ada telpon orang tidak di kenal melalui kontak anaknya Haji Karnain bahwa pemuda tersebut menemui handphone yang tercecer di jalan. Haji karnain pun terkejut mendengar handphone nya sudah di temukan.

Setelah itu dua pemuda asal desa sempalai kecamatan tebas yang bernama Aldi dan adif mengembalikan handphone miliknya haji karnain dan juga haji karnain beserta anaknya agus memberikan apresiasi kepada dua pemuda tersebut aldi dan adif namun mereka menolak pemberian imbalan dari haji karnain tersebut.

Sempat berapa kali haji karnain memberikan imbalan kepada pemuda itu terus menolak, hingga pada saat haji karnain memohon dengan sangat untuk menerima pemberiannya karna haji karnain menyampaikan kepada dua pemuda itu, dia sangat ikhlas dunia akhirat dan sangat berterima kasih kepada aldi dan adif yang masih ada sejujur mereka.

"Masya Allah,hand fhone ku tercecer dijalan,dengan pertolongan Allah dua anak ini menyerahkannya dengan ikhlas ,aku terharu....dan memohon kehadirat Allahu Rabbi smg mendapat kesehatan dan kebaikan berupa pahala sesuai dgn kebaikannya,amin yra" ungkap Haji Karnain yang di lansir facebook miliknya.

Usai postingan dari haji karnain banyak ucapan terima kasih dari nitizen, bahwa pemuda milenial memberikan inspirasi edukasi yang baik untuk masyarakat.

 


Hallo Sobat Inovasi Desa, berapa hari lagi 
Kalian pasti sudah bertanya-tanya tentang wisata liburan akhir tahun ini. Wisata Liburan ini merupakan refresing yang sudah haus sekali bagi sobat semuanya.

Liburan kali ini tentunya ada dua agenda yang pertama wisata liburan natal dan wisata liburan akhir tahun atau menyambut tahun baru 2021.

Pasti bingung ya mau kemana aja atau jangan kemana-kemana, di rumah saja gitu ya, mungkin tambah stres buat sobat semuanya.

Nah, ini buat sobat semuanya ada yang rekomendasi wisata liburan tentunya ada di Kalbar yang belum sobat kunjungi buat berpetualang, ini dia yang cocok buat sobat.

Bukit Kelam merupakan objek wisata liburan yang ada di kalimantan barat tepatnya di Sintang. Menariknya lagi, bukit ini asal bukan dari tanah, melainkan dari batu besar dan bukit kelam pun di beri nama karena batu tersebut berwarna hitam kelam.



Bukit Kelam yang berjarak sekitar -+ 23 km dari pusat Kabupaten Sintang ini bisa ditempuh sekitar 30 - 40 menit hingga ke kaki bukit. Di sepanjang traveler akan disuguhkan dengan pemandangan alam di kiri dan kanan seperti kebun pisang, kebun karet serta kebun sawit.

Warga sintang sering menyebut dengan gunung bukit raya yang ketinggian gunung mencapai 10.002 meter atau 3.287 kaki, lumayan tinggi sobat dan membutuhkan waktu sampai 5 jam jika ingin ke puncak gunung kelam tersebut.

Sebelum pergi ke sana siapkan saja peralatan kemping dan makanan untuk persiapan sobat di jalan atau pun sobat membawa peralatan masak yang mudah dan ringan.

Kalau sudah disini pemandangan yang masih alami dan segar, dengan batu batu yang sangat besar serta menjulang tinggi, gradasi warna yang menarik antara bukit, pohon-pohon yang rimbun, dan awan pasti membuat kamu terpesona.

Selanjutnya di wisata liburan kabupaten sintang ini Banyak terdapat flora endemic seperti kantong semar dari berbagai spesies nepenthes clipeata. Karena kawasan ini sangat berpotensi untuk menjadi tempat wisata liburan yang di kelola pemerintah sehingga menjadi lebih baik. Untuk sampai di puncaknya kamu bisa menaiki tangga - tangga yang sudah tersedia di sebelah barat.

Lokasi: Merpak, Kec. Kelam Permai, Kab. Sintang.


Rapat rekapitulasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten sambas yang terakhir hari ini yang digelar di setiap kecamatan se- kabupaten sambas, Sabtu (12/12/2020).

Sementara itu Pasangan Helman - Darso juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten sambas yang telah mendukungnya.

"Mari kita jaga sikap, kita jaga hati dan perbuatan, urusan pilkada sudah selesai , kita kalah tdk masalah itu sudah takdir dari Allah SWT, kita kalahpun dengan terhormat", Ungkap Darso Di Akun Medsosnya.

"Terimakasih yg setinggi tingginya kepada kawan-kawan partai koalisi , kawan-kawan relawan dan seluruh rakyat kabupaten Sambas yang telah mendukung kelancaran pilkada kali ini, mari sama-sama kita jaga persatuan dan kekompakan untuk Sambas yg lebih baik, aminnn", Katanya.

Kemudian Ratu Yuni juga ucapkan kepada Tim Relawannya, baik pengusung atau koalisi, "Kepada seluruh masyarakat sambas terutama kepada Tim sambas smart, kita menghargai pemilihan secara Demokrasi, siapapun yang sudah dinyatakan menurut penghitungan cepat".

"Secara khusus kepada tim Sambas Smart kalian telah menang dengan tidak mencedrai demokrasi, lewat hati nurani masyarakat memilih tanpa money politic" ungkap Ratu Yuni.



Pengunjung CNN Cafe Sambas gelar nonton bareng ajang debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati sambas 2020 yang di selanggarakan di CNN Sambas, Sabtu, 21/11/2020.

Debat kandidat Pilkada Kabupaten Sambas 2020 tersebut, disiarkan secara langsung oleh PONTV.

Kondisi Nonton Bareng di CNN Cafe Sambas debat kandidat Pilkada Kabupaten Sambas 2020, pengunjung di CNN Cafe sambas terlihat gembira saat menyaksikan Jagoannya muncul PONTV saat debat.

Selanjutnya penampilan oleh Suzie untuk bernyanyi menghibur pengunjung yang berada di CNN Cafe Sambas saat Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati istirahat sejenak.

Kemudian selain pengunjung CNN Cafe juga ikut ngopi dan menikmati nonton bareng debat paslon Bupati dan Wakil Bupati juga di hadiri oleh Tim Relawan yang berada di kabupaten sambas.


Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tebas, melakukan rapid test COVID-19 terhadap 4140 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara Dan Linmas menjelang pilkada serentak yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020, Jumat, 20/11/2020.

Adapun total KKPS se-kecamatan Tebas berjumlah 1.932, sedangkan Linmas berjumlah 552 dan PPS serta Sekretariat PPS sejumlah 1.656 orang.

Selain itu PPK Tebas membagi setiap Desa menjadi 4 hari, mengingat banyaknya desa di kecamatan tebas dan tetap menjalankan protokol kesehatan serta menghindari kerumunan pada anggota KKPS.

Pada zona hari pertama untuk Rapid test di laksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Tebas, hari kedua di laksanakan Aula Kantor Desa Makrampai dan Aula Desa Tebas Sungai.

Kemudian untuk hari ketiga di laksanakan di Aula Desa Sungai Kelambu dan Gedung Olahraga (GOR) Desa Pusaka.

"Rapid Test hari keempat (Hari Terkahir untuk Kecamatan Tebas) di GOR Desa Pangkalan Kongsi yang di ikuti PPS, Sek. PPS, KPPS, Petugas Ketertiban TPS Desa Pangkalan Kongsi, Batu Makjage, Mak Tangguk dan Bukit Sigoler serta susulan dari Desa lain yang belum ikut Rapid Test" Seperti yang di lansir PPK Tebas melalui Akun Medsosnya, Jumat, 20/11/2020.

Panwaslu Kecamatan Tebas 19 Desa Gelar Pelantikan dan Bimtek kepada 176 peserta Pengawas TPS yang berlangsung serentak di Gedung Serba Guna Tebas, Senin 16/11/2020.

Panwaslu Tebas juga menghadirkan Camat Tebas, Danramil 03 Tebas, Polsek Tebas, Anggota PKK Kecamatan Tebas, 3 orang Rohaniawan beserta 176 Peserta Pelantikan dan Bimtek Pengawas TPS.

Untuk pembacaan doa di sampaikan oleh Haji syafawi, pembacaan petikan Keputusan di sampaikan oleh Bapak salam Selaku Ketua Sekretariat Kecamatan Tebas dan pembacaan Naskah pelantikan oleh bapak Ariska.

Kemudian Panwaslu kecamatan tebas menunjuk salah satu seorang perwakilan pengawas TPS yaitu saudara Bima Sakti dari Pengawas TPS Desa Makrampai untuk membacakan pakta integritas.



Ketua Panwaslu Kecamatan Tebas, Ariska mengatakan "Pelantikan dan Bimtek untuk pengawas TPS berjumlah 176 Peserta akan di bagi 2 sesi".

"Sesi 1 mulai pukul 10.00 wib yang berjumlah 92 Peserta Pengawas TPS, Sedangkan Sesi 2 di mulai Pukul 13.00 Wib yang berjumlah 84 Pengawas TPS" ungkapnya.

Selanjutnya mereka yang sudah terpilih diharapkan dapat bekerja sama dengan Pengawas desa serta Panwaslu Kecamatan Tebas melakukan pengawasan dengan baik dan sesuai aturan, sehingga Pilkada tahun 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020 nanti berjalan dengan baik.

"Kesuksesan dari Pengawas TPS merupakan keberhasilan Bawaslu dalam mengawal seluruh proses tahapan Pilkada di Kabupaten Sambas pada Tahun 2020. Dengan Pengawas TPS tetap semangat menjalankan tugasnya,” ujar Yesi Mayasanti , Kordiv SDM Bawaslu kabupaten Sambas.

 


Persatuan Bulutangkis PB PKD (Panwaslu Desa Se-Kecamatan Tebas) kembali melakukan pertandingan persahabatan bersama Persatuan Bulutangkis Karang Taruna Se-Kecamatan Tebas yang berlangsung di GOR Bulutangkis Desa Pangkalan Kongsi, Kecamatan Tebas, pada Selasa (27/10/2020).

“Kami berharap, kegiatan pertandingan persahabatan ini dapat dijadwalkan rutin. Tidak terbatas hanya olah raga badminton saja, tapi juga olahraga lainnya,” ujar Zulhan Koordinator PB. PKD Se-Kecamatan Tebas.

Di kesempatan yang sama, PKD Se-Kecamatan Tebas Mengundang Karang Taruna Se-Kecamatan Tebas, beserta BPS (Badan Pusat Statistik) Kecamatan Tebas.

Kemudian peserta PB PKD se-kecamatan Tebas merupakan Panwaslu yang berasal dari Desa yang berada di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas beserta staf sekretariat Panwaslu Kecamatan Tebas.

Tujuan dari kegiatan ini untuk menjalin hubungan silaturahmi antara PKD, baik dari Karang Taruna dan BPS yang ikut partisipasi dalam pertandingan bulutangkis persahabatan.

SMP Negeri 1 Tebas Dan SMP Terbuka Negeri 1 Tebas untuk kelas IX (Sembilan) masuk pertama kali musim Pandemi covid-19 pada semester ganjil ini. Senin, (21/09/2020).

Sesuai instruksi pemerintah kabupaten sambas untuk memulai tatap muka pada kelas IX (Sembilan) dengan mengedepankan protocol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

Pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas juga hadir dalam pemantauan di SMP Negeri 1 Tebas yang menyelenggarakan hari pertama masuk sekolah, yang mana pengawas tersebut memastikan tetap menjalankan protocol kesehatan bagi siswa dan guru.


“Luar biasa antusis siswa siswi Smp Terbuka kelas IX saat masuk sekolah, mungkin mereka kangen dengan sekolah dan kangen juga menerima pelajaran tatap muka dari gurunya” Ungkap Turnado.

Meskipun belajarnya tatap mukanya di batasi jam untuk menyampaikan materi ke siswa, demi untuk mengurangi kerumunan banyak bagi siswa jadi kepala sekolah SMP 1 Negeri Tebas Kris Yanto, M.Pd membuat kebijakan untuk di bagi persesi.

Dalam satu hari ada dua sesi, sesi pertama masuk pukul  07.00 sampai dengan 09.00, sedangkan sesi kedua yaitu pukul 09.00 sampai dengan 11.00.